Mengenang Masa Lalu Lewat Riwajatmoe Doeloe

anto+jadoel+3rdJumat, 26 Desember 2008 pukul 14:32:00 Republika. Alwi Shahab. Bagi penyuka tempat bersejarah di sejumlah kota di Tanah Air, TV One menyuguhkan acara bertajuk Riwajatmoe Doeloe. Acara berdurasi 30 menit ini tayang mulai pukul 08.00 WIB setiap hari Jumat.Program hasil garapan divisi news TV One ini merupakan sebuah petualangan seorang host bernama Anto Jadul. Ia mencari informasi tentang sejarah dari para ahlinya. Program yang dikemas secara dokumenter ini mengungkap sejarah masa lalu mengenai tempat, wilayah, ataupun kisah perjuangan, bahkan peristiwa besar yang pernah terjadi di Tanah Air.

“Kami membuat program documentary yang dikemas lebih soft. Di sini, host kami berpartisipasi dan berperan melakukan petualangan serta penelusuran melalui situs-situs yang ditemui. Host kami, Anto Jadul, mencari tahu riwayat apa yang ditemui saat itu,” jelas Produser Riwajatmoe Doeloe, Rachmat Akbar, pekan lalu.

Program documentary, diakuinya, memang masih sangat sedikit dan  peminat yang terbatas. Oleh sebab itu, Riwajatmoe doeloe mencoba menyajikan informasi tersebut dengan kemasan yang ringan dan menghibur, tanpa mengenyampingkan kedalaman informasi dan terus mencoba menyajikan fakta ataupun informasi terbaru terhadap objek sejarah yang diliputnya.

Dalam acara ini, Anto Jadul tampil dengan gaya khas orang zaman kolonial dulu. Menggunakan pakaian tuan tanah lengkap dengan topi dan sepeda ontel kunonya. Ia mendatangi narasumber yang merupakan ahli sejarah dan pelaku sejarah. “Misalnya, kami mengungkap sejarah wilayah Senen, Stasiun Beos, Menteng, Kali Ciliwung, Glodok, gedung Boscha, Gelora Bung Karno, Hotel Indonesia, gedung Pola, Tionghoa, Bandung, serangan umum 1 Maret, atau beberapa tempat dan peristiwa lainnya,” ujar Rachmat.

Pada episode pertama, lanjut Rachmat, pada Jumat (31/10) lalu, Riwajatmoe Doeloe bercerita tentang sejarah keberadaan Senen. Pada segmen satu, Anto bertemu dengan Abah Alwi Shahab (pengamat sejarah Betawi) di Segitiga Senen, Atrium. Dalam pertemuan itu, meeting point-nya adalah bangunan kastil yang masih tersisa. “Dalam pertemuan itu, Anto Jadul mendapat penjelasan riwayat keberadaan Pasar Senen sejak zaman Belanda.”

Pada segmen dua, tambah Rachmat, tim kami menemukan sebuah cerita menarik tentang tokoh Ahmad Syafei, seorang kepala gerombolan preman di Senen, yang memimpin pemberontakan terhadap kolonial Belanda pada masa revolusi. “Hebatnya, Ahmad Syafei atau yang biasa dikenal dengan Bang Pi’i itu diangkat menjadi menteri keamanan kota pada kabinet seratus menteri. Di segmen kedua ini, Anto Jadul menemui narasumber mantan anak buah Bang Pi’i yang juga mantan pejuang,” ungkap Rachmat.

Selanjutnya, lanjut Rachmat, pada segmen tiga, cerita tentang Senen tidak terlepas juga sebagai tempat berkumpul seniman, sastrawan, dan wartawan. “Nah untuk mengetahui apa saja kegiatan mereka, Anto Jadul datang ke rumah Harmoko, mantan menpen zaman Orde Baru, sebagai pelaku sejarah, di mana saat itu Harmoko sebagai wartawan junior banyak bercerita tentang situasi Senen pada saat itu,” ujarnya.

Anto Jadul juga tak hanya mendatangi narasumber, ia juga menampilkan foto, bahkan video zaman dulu tentang wilayah yang akan diungkap sejarahnya. “Kami juga menampilkan foto atau gambar bangunan tersebut pada zaman dulu yang menjadi dokumentasi dari arsip nasional. Kami kombinasikan dengan gambar yang saat ini. Dari situ, bisa dilihat perbedaannya. Misalnya, antara Menteng zaman dulu dan Menteng zaman sekarang,” jelasnya.

Program yang saat ini sudah tayang delapan episode mendapatkan perhatian yang cukup baik dari pemirsa TV One. Antusias pemirsa mengetahui dan mendapatkan pengetahuan baru tentang sejarah cukup tinggi. “Hal itu dilihat dari rating yang kami peroleh 0,5 sampai 0,8 dan share 5 sampai 8,2,” ungkap Rachmat.

Dengan adanya program Riwajatmoe Doeloe, TV One berharap, pemirsa mendapatkan informasi yang menarik tentang sejarah atau cerita yang sebelumnya tidak diketahui dari buku-buku atau internet.

Host unik
Lahirnya program ini berawal dari ketertarikan TV One terhadap host yang unik, yaitu kepada Anto Jadul yang memiliki nama asli Herwanto dengan usia 35 tahun. Host ini dalam kesehariannya adalah seorang juru parkir di Jalan Gajah Mada. Ia cukup dikenal, baik di komunitas sepeda ontel maupun komunitas fotografi.

Selain sebagai juru parkir, Anto Jadul juga dikenal sebagai seorang kolektor benda kuno, seperti piringan hitam, player piringan hitam, kamera kuno, keris, saham-saham lama, dan lainnya. Dia juga seorang model foto dan juga seorang fotografer. Pada 1995, Anto yang juga mahir berbahasa Jepang pernah berprofesi sebagai guide khusus wisatawan Jepang.

Di mata Alwi Shahab, program garapan TV One yang bertajuk Riwajamoe Doeloe ini menarik dan bagus. Pasalnya, dengan adanya program ini, orang dapat mengetahui sejarah tentang nama suatu tempat. Namun, menurut Abah Alwi, program ini akan semakin menarik jika menghadirkan narasumber yang merupakan tokoh yang berkaitan dengan peristiwa itu atau pernah tinggal di wilayah itu. “Supaya masyarakat tidak bosan, dalam waktu setengah jam itu harus diperpadat dengan narasumber tokoh yang pernah tinggal di situ atau pernah mengalami peristiwa itu. Saya yakin akan lebih menarik,” tandasnya. n c63

11 thoughts on “Mengenang Masa Lalu Lewat Riwajatmoe Doeloe

  1. Trainguardian September 13, 2009 at 11:07 am Reply

    Salam buat bang Jadul,salut atas konsistensi anda untuk tetap low profil.

    Kpn2 klw pean ad wktu ngeliput apa aj didaerah sekitaran blitar,tulungagung,kediri boleh hub sy.
    Insya’allah saya bs antar pean ketmpat2 yg full jadul.
    Trutama klw topikx ttg kereta api.

    Salam jadul bwt bang Jadul, stay jadul yee..

  2. garendra September 25, 2009 at 4:09 am Reply

    mas lagu backsound riwayatmu doloe apa yaa? yang nyanyi anneke gronloh bukan?
    lagu nya keren.. berasa jadul bgt.. aku coba cari2 judulnya tp ga tau.. mohon infonya thanks…

  3. Darma November 12, 2009 at 12:12 pm Reply

    mAs duL lGu backsound yG liriknya blG nasGor nTu apa Ya???

  4. ilma November 23, 2009 at 1:06 am Reply

    hahahaha…ane nyasar di mari buat nyari soundtrack nya…eh…comment di atas juga pada nyari…buat TS nya mohon segera dijawab yeee…

  5. Norman December 30, 2009 at 4:40 pm Reply

    To garendra :
    Ap yg judulx Arm Den Haag itu mgkn? Coba cari di youtube

    To Darma :
    Yg lirikx ad nasgorx itu judulx Geef Mij Maar Nasi Goreng, tp cari yg originalx susah, di youtube aj ad video clip buatan ank2 skrg tp backsoundx lgu itu

  6. imam basoka January 3, 2010 at 6:11 am Reply

    mas kasih tau dong backsoundnya ,, dengernya tu ngeraja jadul banget ….

  7. gatroDj gazewo January 19, 2010 at 2:39 am Reply

    ampun jaduuuulllll…. sip mas jadul anda telah melestarikan budaya jas merah lanjutkan!!!! n cukces 4 tv1 n_U_jadul dul dul

  8. wangyue January 25, 2010 at 6:24 am Reply

    Mas tolong dong fotonya yang dengan seragam lengkap jadulnya, aq pengen sekali pakai baju dan celana + topinya seperti yg mas pakai. dimana ya belinya atau namanya baju apa, kebetulan aq ini onthelis mas mau tak pakai kalo pas ada acara konvoi sepeda kuno di tempatku. Trims, mohon infonya.

    • aziz_mbiyen July 23, 2010 at 1:25 pm Reply

      sekadar sumbang info.
      kalo topinya, setahu saya namanya topi polka..
      kalau bajunya, mungkin anda bisa buat sendiri ke tukang jahit.
      bawa saja gambarnya/foto dr internet. penjahit yg udah pengalaman psti tahu lah…
      salam kenal, saya jg penggemar onthel dr Yogya.

  9. heri_agusti January 25, 2010 at 11:42 am Reply

    mas anto, jan sampean keren banget loh, kapan ngeliput neng ndesaku Purwokerto.? selamat dan sukses melestarikan “jadul” sepedanya mirip punyaku tuh……..gazele seri pira yah? selamat ngotel…………..

  10. free April 13, 2011 at 3:08 pm Reply

    wah…….sepertinya blog ini sudah ditinggal kan penghuninya……….????…
    kalo masih ada penghuninya…..bolehkah sy bertanya………..????
    dimanakah link untuk….mendownload lagu2 indo belanda………………..kira2 jaman kolonial tersebut…………..?????….kalo bisa sama judulnya……..

    sebelumnya……….terima kasih……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: