Sisa dari Piala Sukan

Tempo 12 Agustus 1972. Tempo Tim PSSI A ikut kejuaraan pesta sukan di Malaysia. tapi tenaga mereka tinggal sisa setelah mengikuti kejuaraan di merdeka games 1972. tim PSSI A menjadi favorit juara disamping Jepang.
TIDAK mengedjutkan, kesebelasan Indonesia B (batja: Selection) terbilang “tiga-ketjil” dalam Merdeka Games di Kuala Lumpur jang baru lalu. Kesusu dalam penjusunan dan latihan, team gabungan dari angkatan Judo sampai angkatan Andjasmara jang menduduki urutan ke-10 dari 12 peserta turnamen agaknja lebih mengetjewakan tuan rumah Malaysia jang mengharap-harap kehadiran team A Indonesia, djuara Anniversary Cup III. Apa boleh buat. Kedjengkelan serupa pun pernah dialami Indonesia ketika Malaysia sendiri tidak mengirimkan team Olimpiadenja ke turnamen Ulangtahun Kota Djakarta Djuni jang lalu. Djadi, djika ada sementara suporter PSSI mengetjam kebidjaksanaan Sjarnubi, Ketua II PSSI, tidak kurang pula jang membelanja atas dasar: mengadjar adat pada Malaysia sambil memberi kesempatan nlenbari pengalaman bagi beberapa pemain muda Indonesia. Dan ternjata: bukan sadja pengalaman (dan kekalahan) diperoleh team B, tapi kesempatan membuat revans pun terbuka di Pesta Sukan –meskipun partisipasinja dimungkinkan oleh ketidak-hadiran Korea Selatan, Djuara Merdeka Games 1972.

Nasib. Apapun jang terdjadi dibulan Djuni-Djuli-Agustus kekemenangan team PSSI A di Anniversary Cup III dan kegagalan team B di Merdeka Games tindak-tanduk PSSI sejogjanja tidak membawa efek sampingan bagi pembinaan team nasional umumnja. Itulah sebabnja perbaikan nasib para pemain dengan djalan meningkatkan djaminan materiilnja atas prakarsa Ketua II PSSI Sjarnubi dan kelandjutan pembinaan team A oleh kwartet Anhar-Endang-Aang-Sukartono jang akan diudji di Pesta Sukan, merupakan djaminan adanja kontinuitas prograrn PSSI.

Tapi partisipasi team A di Pesta Sukan kali ini sudah barang tentu mempunjai arti tersendiri. Tanpa Korea Selatan dan Malaysia A, masing-masing Djuara dan Runner-up Merdeka Games 1972, peserta selebihnja adalah ex-Merdeka Games 1972. jang akan mengadu sisa tenaganja di Pesta Sukan. Maka tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa image turnamen sepakbola di Pesta Sukan tidak lebih dari semangat untuk melakukan shopping sambil sekadar bertanding. Tahun lalu di Pesta Sukan, team PSSI dengan material pemainnja jang sama seperti sekarang dikalahkan India 1-2 dan Singapura 2-3. Alasannja, disamping para pemain sudah tjape bertanding di Merdeka Games 1971, semangat shopping lebih menjala daripada semangat bertanding.

Veteran. Adakah kedua team PSSI AB akan berhasil di turnamen Ulang Tahun Republik Singapura ini? Pemasang toto tidak ragu untuk menebak antara dua: Indonesia A atau Djepang. Ini tjukup beralasan. Disamping team asuhan coach Endang Witarsa masih segar kondisi fisik dan mentalnjapun “lebih baik dari waktu mereka bertanding di Aniversary Cup III”, seperti kata Anhar kepada TEMPO. Sementara Kesebelasan Djepang dengan Kamamoto-nja dinilai sebagai salah satu team jang dapat mengangkat mutu turnamen Pesta Sukan.

Bagi PSSI sendiri, prestasinja di Pesta Sukan paling tidak merupakan ukuran akan hasil pembaruan (dengan beberapa pemain veteran) team pra-Olimpik Rangoon.

AB Indonesia & Piala Sukan

Kemenangan PSSI A dan B di piala pesta sukan, Kuala Lumpur, dapat memulihkan kembali semangat persepakbolaan indonesia setelah mengalami kegagalan di pra olimpic rangoon.
PERTANJAAN seragam ditujukan kepada pimpinan PSSI: Bagaimana Kesebelasan Indonesia B (batja: Selection) bisa berhadapan dengan Kesebelasan Indonesia A difinal Pesta Sukan? Para suporter PSSI di Tanah Air pun tjepat mendjawab: sebab lawan-lawannja sudah kepajahan. Djawaban inilah jang agaknja menjinggung perasaan Ketua Umum PSSI Kosasih dan Sekdjen-nja Joemarsono, dua tokoh jang menjaksikan meskipun tidak sampai selesai — permainan Kesebelasan Indonesia 1 selama dirantau. “Itu merupakan hasil ledakan penasaran dari anak-anak” kata Kosasih Purwanegara SH kepada TEMPO. Dan perasaan akan kurang mudjurnja anak-anak asuhan Mangindaan dan Iljas Hadede memang beralasan, karena “beberapa kali barisan penjerangnja berhadapan dengan pendjaga gawang lawan, tapi tembakannja selalu luput”, tambah Joemarsono jang ingin mejakinkan bahwa team B ini “memang memperlihatkan kemadjuan selama pertandingan-pertandingan di Pesta Sukan”.

Revans. Apapun jang terdjadi dengan Indonesia B di Merdeka Games (TEMPO, Agustus 1972) ia telah melakukan revans jang berhasil: Kekalahannja lawan Malaysia B 1–2 ditebus di Pesta Sukan dengan kemenangan 1-0. Kemenangan nja di Mcrdcka Games lawan Muangthai, diulang dengan angka jang lebih mejakinkan 3 – 0, sementara kekalahannja lawan Hongkong 1 – 2 dikik balik 4 – 1 untuk keunggulan Indonesia B. Berdasarkan prestasi inilah Kosasih dan Joemarsono bisa memaafkan kegagalan mereka di Merdeka Games. Sebab menurut kedua tokoh PSSI ini, pengalaman mereka di Kuala Lumpur baik menambah kelantjaran kerdjasama mereka di Pesta Sukan, meskipun “barisan penjerangnja masih kurang matang dibandingkan barisan pertahanannja jang bermain lebih mantap”.

Kamamoto. Sementara itu, muntjulnja Indonesia A sebagai Djuara Pesta Sukan praktis sudah ditangan ketika Kamamloto Cs ditundukkan 1–0. Bagi Muljadi, Anwar Udjang, Sunarto dan Juswardi–jang beroleh gelar pertahanan terbaik selama turnamen Kamamoto bukan lawan jang asing. Pengalaman mereka di Asian Games VI hanja perlu dibubuhi advis Endang Witarsa bagaimana mereka seharusnja silih berganti membajangi algodjo Djepang ini. Dan ternjata resep Endang berhasil Kamamoto dalam tjatatan Joemarsono, hanja bisa melakukan 3 kali tembakan kegawang Indonesia selama 2 x 45 menit – dan semuanja luput.

Tidak pertjuma arsitek kolektif Endang–Aang–Sukartono-Anhar jang dengan keringat-daki mereka telah berhasil menjusun barisan pertahanan jang kokoh – sesuai dengan kejakinan mereka bahwa hanja dengan pertahanan jang baik Indonesia bisa menang. Sebab barisan penjerang jang dimotori Jacob Sihasale telah berhasil pula menampilkan topscorer (pentjetak gol terbanjak). Risdianto selama turnamen Pesta Sukan.

Dengan suksesnja Kesebelasan AB tersebut di Pesta Sukan (lihat box) suasana sepakbola di Tanah Air nampaknja berangsur pulih kembali dari kegagalan Pra Olimpik di Rangoon. Dan dapat dipastikan segi-tiga internasional antara PSSI–Spartak Tjeko–Benfica Portugal akan menjuguhkan permainan jang menarik.

***

Hasil Pertandingan Indonesia A dan B di Pesta Sukan

PSSI A -Philipina 3 — 0 PSSI B – Malaysia B 1 — 0 PSSI A – Djepang 1 — 0 PSSI B – Muangthai 3 — 0 PSSI A – Khmer 5 — 0 PSSI B – Hongkong 4 — 1 PSSI A – PSSI B 2 — 1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: