Si Hitam Dari Irian

Tempo 24 Maret 1973. Kesebelasan irian jaya yang teknik dan ketrampilannya belum pantas dipuji, kalah 2-1 dari kesebelasan hitachi dari jepang. ada beberapa pemain irian yang berbakat, yang bermain cukup lumayan.

MENGALAHKAN lawan dalam angan-angan memang terlalu gampang. Kenyataanya yang tidak selalu begitu. “Bagaimana, mau menang atau kalah?”, tanya Presiden pada anak-anak Kesebelasan Irian Jaya minggu lalu di Bina Graha. Mereka hanya tersenyum. Seperti biasanya Acub Zaenal dengan cepat menjawab: “Kemungkinan kita menaag 3-1 , pak”. Apa yang terjadi kemudias sulit untuk diramalkan Acub Zaenal. Di bawah gemercik hujan membasuh Senayan dan terlebih dahulu telah ketinggalan: 1-0. Kesebelasas Hitachi menundukkan Irian Jaya: 2-1. Kemakluman yang sudah diduga sejak pertama. Karena apa yang disuguhkan putera-putera Irian Jaya petang itu, baik dari segi teknik maupun ketrampilan bermain bola memang belum terlalu pantas buat dipuji. Kecuali pada semangat dan pola permainan kerasnya barangkali. Namun dengan langgam demikian tidak melumpuhkan trio ujung tombak Irian Jaya: Niko Pattipeme, Timo Kapisa- clan Dolf Rumbino dalam serangan. Hanya saja penyelesaian mereka yang jarang menemui sasaran. Serobot. Sebaliknya pemain-pemain Hitachi juga terbentur dengan sifat keras anak-anak Irian Jaya untuk melakukan serangan-serangan produktif. Karena di setiap lini mereka sudah dihadang dalam serobotan fanpa pola. Kalau perlu dengan benturan badan sekalian: “Rasanya seperti mai berantam saja”, ajar Minoru Kobata pada TEMPO. Untuk selanjutnya mereka mencoba menghindarkan diri dari perebutan-perebutan bola sedikit mungkin_dengan memakai taktik operan panjang. Dan hasilnya memang tidak cermat: Penyerang tengah Hiroe Ishii dan kiri luar Yusuke Ohmi sering luput dalam peluang, karena pores halang Henk Heipon dan Martin Burwos dengan cepat menghalau setiap serangan mereka. Gol pertama untuk kesebelasan Hitachi akhirnya tercipta juga pada menit ke-67. Sundulan Shigeru Takanishi dari jarak 5 meter dalam , suatu kerja sarila dengan Hiroo Ishii dare Shigeo, Asai berhasil memperdayakan John Pulalo. 5 menu kemudian penyerang tengah Irian Jaya, Timo Kapisa dengan suatu tembakan melambung jerak jauh berhasil menusuk gawang . Tatsuhiku Seta. Dan menyamakan kedudukan: 1-1. Rele. Keadaan seri itu, 2 menit kemudian dirobah oleh Hiroo Ishii yang menerima operan dari Hiroshi Nakayama yang bergerak dari rusuk kanan.. Sementara bak kanan Dicky Maury yang luput mengontrol bola tak dapat berbuat apa-apa. Kedudukan, tidak berubah sampai menit terakhir. Yang cukup mectarik perhatian sore itu adalah terlihatnya pemain-pemain berbakat dari Irian Jaya yang kalau disentuh dengan tangan ahli, bukannya tidak mungkin memperkuat barisan PSSI untuk waktu yang akan datang. Kendati demikian telah ada individu-individu yang bermain cukup lumayan. Di lini depan tercatat: Niko Pattipemedare Niko Kapisa. Di barisan tengah Henk Heipon tampak sebagai poros: halang yang hampir sempurna. Kemudian menyusul nama-nama: Martini Burwos dare Marinas Matui. Kini yang tinggal hanya menurun pola-pola dan taktik raja pada mereka. Kalau soal stamina anak-anak Irian Jaya tak usah ditanya. “Kita cukup kuat untuk 2 x 45 naenit lagi”, ajar Henk Heipon. Meski sedikit omong besar kenyataannya ketika keluar lapangan mereka memang tidak memperlihatkan rasa keletihan. Cuma dalam soal intelegensi, apakah julukan Pele-Pele Indonesia yang konon sebutan Presiden Suharto itu tidak terlalu berat beat mereka? Itulah yang patut diketahui oleh PSSI. Jika nanti improvisasi mereka dilapangan hijau bagai Edson, Arantes do Nascimentu bukan tidak mungkin penonton akan berteriak: Samba! Pole! Samba!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: