Rudy Untuk Promosi: Boleh Atau …

Tempo 12 Agustus 1972. Rudy Hartono mungkin diperbolehkan main untuk reklame. seperti Erland Korps yang dimanfaatkan oleh perusahaan durol tanpa kehilangan keamatirannya. tapi itu tergantung pada PBSI.

BAGAIMANA andaikata Rudy main untuk reklame meniru djedjak Erland Kops dengan Durol-nja’? “Itu tergantung pada PBSI”, djawab Ferry Sonneville, Presiden IBF jang setjara aklamasi terpilih kembali untuk memangku masa djabatan tahun 1971–973. Bekas pemain Thomas Cup Indonesia dan orang Asia pertama dan termuda jang pernah terpilih memegang tampuk pimpinan tertinggi Federasi Bulutangkis Dunia, dalam wawantjara eksklusifnja dengan TEMPO mengatakan selandjutnja bahwa “Sidang Tahunan IBF bertepatan dengan Kedjuaraan All England jang baru lalu berhasil mentjapai status quo mengenai persoalan amatirisme dan profesionalisme dalam bulutangkis”. Artinja: boleh sadja Erland Kops memanfaatkan reputasinja untuk promosi Durol tanpa kehilangan status amatirnja, dengan tjtatan bahwa persatuan bulutangkis Denmark tidak melarangnja. Demikian djuga dengan Rudy Hartono, djika PBSI tidak berkeberatan. “Saja anggap rules and law dari IBF sudah tjukup untuk didjadikan pegangan para anggota IBF. Soal interpretasi mengenai status amatir atau profesional seorang pemain, terserah pada negara-negara jang bersangkutan sesuai dengan kondisinja jang berbeda-beda”, tambah Ferry. Dan bagaimana pula sikap PBSI? (lihat box).Hanja itukah hasil IBF selama setahun dibawah pimpinan Ferry’? Dikantornja digedung KONI Senajan, tokoh jang djuga mendjabat wakil Ketua KONl kemudian menerangkan beberapa keputusan penting selama masa kepengurusannja.

Keanggotaan RRT. Prakarsa Sri Langka untuk mendudukkan RRT di IBF sesuai dengan diterimanja keanggotaan RRT di PBB, ditanggapi Sidang Tahunan dengan prinsip non-politis. “Saja sendiri tidak berkeberatan dengan usul tersebut, selama hal itu dapat menambah kemadjuan Federasi. Tapi pra-sjarat RRT untuk menjingkirkan Taiwan dari IBF harus dipertimbangkan matang-matang. Sebab sedjak tahun 1957 Taiwan adalah anggota aktif IBF”. Ferry kemudian mengambil tjontoh mengenai keanggotaan Inggeris Raya jang diwakili persatuan bulutangkis Skotlandia, Wales dan Inggeris sendiri. Djadi boleh sadja misalnja Vietnam Utara mendjadi anggota disamping Vietnam Selatan. “Soal RRT nampaknja berat. Untuk mentjegah berlarutnja persoalan saja menempuh kebidjaksanaan: mengetuk palu dan menunda persoalan sampai pada sidang tahunan jang akan datang”.

Keuangan. Ide Ferry untuk memperkuat keuangan IBF dari hasil penjelenggaraan toto pertandingan-pertandingan internasional diterima sidang. Demikian djuga pendjualan vandel/badge dalam bentuk simbol “bulutangkis sebagai tjabang olahraga demonstrasi” Olimpiade Munich disetudjui IBF.

World Individual Championship. Ide Kedjuaraan Dunia Perorangan jang pertama ditjetuskan Indonesia jang selama ini nampaknja di-peti-es-kan, dapat dipastikan akan berlangsung di Djakarta dibulan Nopember jang akan datang dengan tuan rumahnja PBSI meski Jang pertama ini masih bersifat invlasl dan terbatas pada peserta putera dari negara-negara tertentu. Menurut Ferry, sponsornja adalah “Presiden IBF sendiri”, sehingga Kedjuaraan ini boleh didjadikan “ukuran konkrit tentang kewibawaan saja sebagai pimpinan IBF”.

Olympic Games. Perdjuangan memaukkan tjabang olahraga bulutangkis kedalam atjara Olimpiade tampak telah mentjapai fase baru. Meskipun di Munich baru diterima sebagai “olahraga demonstrasi”, namun itu merupakan hasil maksimal jang selandjutnja akan tergantung pada perdjuangan IBF dan para pemainnja sendiri. Selaku Presiden IBF, Ferry akan mengundang salah seorang anggota OC Olimpiade Montreal, Kanada 1976 untuk menghadiri Kedjuaraan Dunia di Djakarta nanti. Dcngan harapan agar pihak tuan rumah dapat menempatkan bulutangkis nantinja sebagai tjabang olahraga jang dipertandingkan seperti tjabang-tjabang olahraga jang sudah masuk agenda Olimpiade.

Adakah sebagai presiden IBF, Ferry dinilai kapabel oleh para anggotanja? “Saja tidak suka ngetjap, tapi baiklah saudara tanjakan kepada Scheele atau Stella Mohlen atau tokoh-tokoh IBF lainnja jang nanti akan hadir diturnamen Kedjuaraan Dunia di Djakarta”, kata Ferry jang sungkan mengomentari diri sendiri. Namun setelah didesak ia menjatakan peristiwa jang sangat bersedjarah dan tak akan terlupakan: usul Schcele supaja Ferry diangkat mendjadi chairman (ketua) Council Meeting diterima sidang. Sebelumnja, menurut Ferry, tidak pernah seorang Presiden diangkat untuk mengetuai rapat jang bersifat teknis dan lingkungannja terbatas pula. “Sungguh besar kepertjajaan mereka kepada saja”. Mungkin pengalaman dan pergaulannja sebagai pemain bulutangkis menempatkan diri Ferry “serba diterima” oleh para anggota. Tapi menurut pengalaman Ferry, bahwa kebidjaksanaan “seorang Asia jang pandai melihat persoalan dari katjamata orang Eropa” adalah kuntji untuk menguasai keadaan. Disamping tentunja sikap “tidak ekstrim. tidak dogmatis dan selalu melakukan approach jang baik” merupakan pedomannja untuk mengatasi setiap persoalan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: