Jodoh Di Tangan PB

Tempo 1 September 1973. Pasangan ganda Christian-Ade Chandra diramalkan goyah setelah Pon VIII. Pembina PBSI Ja-Bar menginginkan pasangan Christian-Tjuntjun sebagai pemain nasional karena sistem permainannya lebih mantap.

TERCERAINYA pasangan ganda Christian-Ade Chandra dalam PON VIII, diramalkan orang sebagai awal pisah antara kedua pemain nasional itu. Titik tolak pemikiran didasari atas pengamatan permainan Christian dengan pasangan barunya Tjuntjun. Dan Jassin, pembina PBSI Jabar juga menyatakan maksud dan mengintip dari sudut yang serupa. “Niat itu sudah lama terkandung di hati kami, saudara lihat sendiri bagaimana kemantapan pasangan Christian-Tjuntjun dibanding Christian-Ade” katanya kepada TEMPO. Mantapnya sistim penyerangan dan langgam pertahanan pasangan Christian Tjuntjun memang tidak perlu diragukan. Penempatan bola di daerah lawan yang kosong, permainan net yang membutuhkan gerakan tangan yang akurat dan halus maupun smash yang mematikan sama dimiliki oleh kedua pemain. Posisi muka dan belakang ketika seorang di antara mereka sedang melakukan surve, pengambilan sikap sejajar sewaktu menerima bola musuh dan gerakan-gerakan menyilang yang mereka lakukan dalam pengembalian serangan bagaikan diatur daya refleks, tampak begitu rapi.

Talak.

Pada pasangan Christian-Ade hal seperti ini belum dikuasai sepenuhnya. Karena Ade masih mengandalkan Christian sebagai motor penyerangan. sementara ia sendiri lebih banyak bertindak sebagai algojo dengan modal smash yang keras dan mematikan. Ketika Ade yang terpisah diturunkan bersama Darmawan (Jaya) di situ kelihatan betapa tidak kompaknya mereka menghadapi lawan. Tanpa Christian – paling tidak orang yang bisa menggantikan posisi dan mengimbangi permainannya. Ade hanya tinggal nama. Meski smashnya masih menukik tajam, tapi karena tidak tertopang oleh kelihaian pasangannya untuk membuat musuh menaikkan pengembalian bola, maka akhirnya kekalahan berada di fihak mereka. Adakah benar talak itu akan dijatuhkan Christian sebagaimana kehendak pembinanya? “Pada akhirnya toh keputusan ilu berada di tangan PB, kendati kami memang punya maksud”, tambah Jassin yang berkeinginan untuk menjodohkan kedua anak asuhannya.

Pandangan Jassin sejauh dikaitkan pada pola pemikiran untuk melahirkan pasangan super di antara yang kuat, tiada salahnya. Karena yang mungkin mengimbangi pasangan Christian-Tjuntjun ini barangkali hanya Christian-Ade. Dan itupun akan berkesudahan dengan kekalahan di fihak Christian-Ade. Lain halnya kalau Tjuntjun diturunkan dengan Rudy atau Yohan Wahyudi, keadaannya akan lebih berimbang. Sas-sus. “Pola permainan Christian Tjuntjun jelas lebih hidup dari Christian Ade. Baik Christian maupun Tjuntjun sama-sama lincah keduanya. Tapi apakah kita hanya mengingini satu pasangan yang kuat saja?”, tanya Willy Budiman, anggota komisi teknik Pengurus Besar PBSI sambil menyertai alasan-alasan bahwa saat ini dunia masih menanggap pasangan Christian-Ade merupakan yang terkuat di antara yang ada.

Jika seorang dari Christian-Ade dipisahkan, kemungkinan untuk menampilkan Ade dengan pemain lain akan lebih kecil dibanding Tjuntjun yang dieeraikan. Bukankah sudah dibuktikan Tjuntjun-Yohan Wahyudi atau Tjuntjun-Rudy pernah saling mengalahkan Christian-Ade? Malah dalam kejuaraan dunia tahun lalu tempat pertama diduduki oleh Tjuntjun-Yohan bukan oleh Christian-Ade. “Yang jelas dalam kejuaraan dunia bulan Nopember nanti, Singapura mengundang pasangan Christian-Ade. Bukan Tjuntjun-Yohana Wahyudi atau Christian-Tjuntjun, tambah Willy Budiman. Dengan itu Willy agaknya memberikan isyarat bahwa pasangan Christian-Ade — paling tidak dalam waktu dekat ini – belum akan diganggu gugat.

Sumber : Arsip Tempo Online

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: