Category Archives: Budaya Betawi

ARDAN ITU ANAK MEDAN

Image SAYA bangga dikupas majalah Horison (edisi Mei 2002), sehubungan dengan genap umur saya 70 tahun (pada 2 Februari 2002). Hanya dalam kata pengantarnya, redaksi (rubrik “Kakilangit”) membuka dengan “Meskipun lahir di Medan, dia memahami dan menghayati (Betawi)…Maklumlah, dia cukup lama tinggal di tengah masyarakat Betawi…”, bersama anak pertama. Lho – saya tinggal di Kwitang (Jakarta Pusat) “mulain orok”. Ayah saya Moh. Zein dari Pasar Minggu (Betawi) dan ibu saya Mursah (Bogor/ Sunda). Pada 1930 mereka ke Medan untuk kerja (ayah saya tukang potret studio). Continue reading

BETAWI PUNYA WAYANG GOLEK, BETAWI “PUNYE GAYE”

wayangOleh Yayat Suratmo. Betawi punya lenong dan gambang kromong. Bagaimana jadinya jika keduanya dijadikan satu dalam pertunjukan wayang golek ? Ini dia.Demikian ungkap Tizar Purbaya, dalang Wayang Golek Betawi yang dijuluki Master Of Puppet Indonesia oleh seorang penulis Jerman. Ternyata kombinasi antara lenong, gambang kromong dan wayang golek yang dipikirkan Tizar tersebut menghasilkan seni pertunjukan baru yang menarik. Namanya,Wayang Golek Lenong Betawi. Continue reading

Sastra Betawi: Karya Agung yang Dilupakan

view_image.phpBetawi, sejak kelahirannya 479 tahun lalu, memiliki beragam khasanah budaya. Salah satunya adalah sastra Betawi yang di daerahnya sendiri kini seolah-olah terpendam. Padahal, di mancanegara sudah lama mendapat perhatian sejumlah ilmuwan. Terbukti dengan terbitnya berbagai telaah tentang sastra Betawi masa lalu itu, yang naskah-naskahnya tersebar di berbagai perpustakaan perguruan tinggi di negara-negara maju, termasuk di Leningrad, Rusia. Continue reading

Dua Buku Sastrawan Betawi S.M Ardan Diterbitkan Kembali

Jakarta (ANTARA News) – Kumpulan cerpen “Terang Bulan Terang di Kali, Cerita Keliling Jakarta” dan “Nyai Dasima” diterbitkan ulang untuk memperingati ulang tahun ke-75 sastrawan Betawi S.M Ardan, di Jakarta, Jumat.Pengarang yang mempunyai nama asli Syahmardan tersebut meninggal dunia pada November 2006 akibat kecelakaan lalu lintas.Rencana penerbitan kembali buku pengarang tersebut tetap dilakukan untuk menghormati sastrawan yang merintis penggunaan dialek Betawi dalam sastra Indonesia tersebut. Continue reading

Sejarah Salah Kaprah


glodok18721.jpegFoto : Glodok 1872. Dalam sebuah keluarga bernama teater rakyat Betawi, lenong dan topeng betawi ibarat saudara kandung. Wajah mereka mirip, membuat banyak orang salah terka. Bertahun-tahun, H. Bokir, Nasir T(openg) atau Mpok Nori dianggap sebagai pentolan lenong. “Itu salah kaprah. Mereka sebenarnya orang topeng,” ucap S.M Ardan.
Continue reading

Gambang Kromong dan Tradisi Cina Benteng

Kompas. Usianya masih belasan tahun, Ong Gian (47) sudah mengenal gambang kromong. Petani di Neglasari, Tangerang, ini termasuk salah satu pemain gambang kromong dan sering tampil dalam acara-acara pesta perkawinan masyarakat Cina Benteng Tangerang. Continue reading

Orang Betawi Nyambut Puasa

Bagi warga Betawi, bulan suci Ramadhan sangat mereka nantikan. Sehari menjelang Ramadhan terlihat kesibukan luar biasa di rumah-rumah. Ibu-ibu belanja lebih banyak katimbang hari biasa untuk menyiapkan makan sahur. Sedang pasar-pasar diserbu para pembeli. Continue reading